logo

APPLE RILIS FITUR LOCKDOWN MODE LAWAN PERETAS

12:14 WIB

upload/blogs/r7OllYBwSfQ16lG4QCAFSSJb5oywUD484TYDqWFd.jpg

URNINGROOM TECHNOLOGY – Apple dikabarkan akan merilis fitur Lockdown Mode yaitu sebuah fitur pada perangkat dengan cara kerja menambah lapisan perlindungan tambahan bagi para pengguna yang memiliki potensi besar untuk mengalami penyadapan atau terkena serangan peretasan oleh aplikasi spyware (malware peretas).

Biasanya, spyware yang menargetkan tentara bayaran yang didukung oleh negara, aktivis HAM, hingga politikus pada partai oposisi. Meskipun hanya menyasar orang-orang tertentu, fitur ini kemungkinan akan tersedia bagi semua pengguna iPhone, iPad, dan Mac setelah dinyatakan lolos uji coba. Mode ini diciptakan setelah dua perusahaan spyware asal Israel mengeksploitasi kelemahan perangkat lunak Apple dan akhirnya membobol iPhone target tertentu dari jarak jauh.

Dilansir dari Reuters , Kamis (7/7), mode ini dibuat setelah dua perusahaan spyware asal Israel mengeksploitasi kelemahan perangkat lunak Apple dan akhirnya membobol iPhone target tertentu dari jarak jauh.

“iPhone Lockdown Mode adalah terobosan yang mencerminkan komitmen kami untuk melindungi pengguna dari serangan paling langka dan paling canggih," jelas Ivan Krstic selaku Kepala Teknik Keamanan Apple dilansir dari MacRumors, Kamis (7/7).  

"Meski sebagian besar pengguna tidak akan pernah menjadi korban serangan siber yang sangat ditargetkan, kami akan berupaya meningkatkan jumlah pengguna yang menjadi korban," tambahnya.

Lockdown Mode yang akan hadir di hampir semua aplikasi Apple ini mendukung pengguna untuk dapat memblokir sebagian besar aplikasi yang dikirim ke aplikasi masing-masing perangkat.

Secara default fitur ini akan diatur dalam keadaan tidak aktif. Jadi saat ingin mengaktifkan mode ini pengguna dapat membuka menu Pengaturan/Pengaturan atau Pengaturan Sistem, kemudian pilih opsi Keamanan dan Keamanan. 

Saat Lockdown Mode diaktifkan di perangkat Apple, fitur perangkat, aplikasi dan situs web akan diperketat guna mengurangi potensi serangan siber dan memperkuat keamanan perangkat Apple.

Source : https://teknologi.id/