logo

MENGENAL MESIN PENCARIAN DUCKDUCKGO YANG MIRIP GOOGLE

16:28 WIB

upload/blogs/J7XkQp0y9kh75Fc3cVzrszLsPfBJAPw8n2TQnLIQ.jpg

BURNINGROOM TECHNOLOGY - DuckDuckGo adalah salah satu pesaing Google yang tangguh. Hal ini terutama berlaku bagi para pengguna yang lebih mengutamakan privasi sebagai komponen penting sebelum memutuskan search engine mana yang terbaik. Mesin pencarian ini semakin populer karena kebijakan privasi mereka. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, mesin pencarian ini tidak akan mengumpulkan berbagai informasi pribadi penggunanya. Pencarian yang dilakukan di sini akan sepenuhnya anonim. Selain itu, pengguna juga tidak akan menemukan riwayat pencarian, sehingga semua pencarian terlihat belum pernah dilakukan sebelumnya.

Mesin pencarian ini juga menjaga seminimal mungkin hasil pencarian dari iklan. Iklan yang ditampilkan pun hanya berdasarkan kata kunci yang dicari dan bukan dari pelacakan profil pribadi atau riwayat pencarian. Namun, masih cenderung mengikuti standar search engine global, seperti Google. Hingga kini, DuckDuckGo masih belum keluar dari kebiasaan yang dilakukan oleh search engine lainnya, mengejar ketertinggalannya dengan Google. Oleh karena itu, mereka akan selalu melihat Google sebagai acuan. Walau begitu, DuckDuckGo tetap harus memiliki ciri khasnya tersendiri, agar dapat menonjol di kalangan pengguna search engine lainnya.

Di luar urusan privasi pengguna, fitur apa lagi yang DuckDuckGo coba hadirkan? Secara umum, search engine ini memiliki tata letak yang mirip dengan Google. Ini meliputi tiga hal, antara lain:

1. Search engine landing pages (SERP) dari 10 hasil pencarian organik (kedua search engine ini biasanya menyajikan 10 hasil pencarian organik pada laman pertamanya. Namun, Google menawarkan hasil hibrida untuk berbagai jenis pencarian, misalnya terdapat delapan hasil organik tradisional untuk judul film tertentu di halaman pertama, dengan beberapa fitur pencarian yang tertanam di dalam SERP seperti aktor atau aktris film tersebut, fitur "People also ask" yang diunggulkan Google, serta pencarian gambar dan video yang disematkan pada tiga barisan hasil pencarian teratas, semuanya didesain dengan menaruh kolom di bagian kiri SERP;

2. Beberapa iklan di bagian atas dan bawah setiap SERP juga akan menampilkan satu atau dua kueri pertanyaan, volume pencariannya, dan persaingan seputar kata kunci beserta topiknya;

3. Knowledge Panel berisi informasi di sepanjang kolom bagian kanan halaman pertama SERP.

DuckDuckGo juga menggunakan crawler webnya, DuckDuckBot, untuk mengompilasi hasil pencariannya hingga 400 sumber lain, termasuk juga search engine lain seperti Bing, Yahoo, dan Yandex, dan situs crowdsourcing seperti Wikipedia.

Di sinilah Knowledge Panel DuckDuckGo berbentuk breakout box di bagian kanan berperan penting dengan memberikan detail penting seperti nama, alamat, nomor telepon, situs web, diambil dari situs mana, dan lainnya. DuckDuckGo juga memberikan informasi dari situs ulasan pengguna Yelp, meliputi ulasan, alamat, nomor telepon, dan jam kerja yang tersemat pada panel tersebut.

Sekarang, arah lokasi bisnis DuckDuckGo secara eksklusif sudah disediakan oleh Apple Maps, dari sebelumnya ketika DDG masih menggunakan Bing Map. Kemudian, DDG juga menawarkan kepada pengguna opsi untuk mengubah preferensi penyedia Maps mereka meliputi Google Maps, HERE Maps, atau OpenStreetMap.

Source : https://id.wikipedia.org/, https://www.wartaekonomi.co.id/ & https://www.liputan6.com/tekno/